SMP Negeri 3 Babat akan menyelenggarakan kegiatan kokurikuler dengan tema “Semangat Sumpah Pemuda untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan” pada tanggal 22–28 Oktober 2026. Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan semangat persatuan, cinta tanah air, gotong royong, kreativitas, serta kepedulian peserta didik terhadap pentingnya ketahanan pangan melalui rangkaian kegiatan edukatif dan praktik nyata.
Pelaksanaan kokurikuler dibuka pada Kamis, 22 Oktober 2026, melalui apel pembukaan yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Setelah pembukaan, peserta didik mengikuti penyampaian materi tentang sejarah dan makna Sumpah Pemuda serta pentingnya ketahanan pangan bagi kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak memahami bahwa semangat persatuan dan kerja sama generasi muda dapat diwujudkan melalui tindakan nyata untuk mendukung kemandirian pangan.
Pada Jumat, 23 Oktober 2026, kegiatan dilanjutkan dengan praktik penanaman berbagai jenis tanaman yang mendukung ketahanan pangan. Peserta didik bekerja sama menyiapkan media tanam, menanam bibit, serta mengenal cara merawat tanaman agar dapat tumbuh dengan baik. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengenalkan pemanfaatan lahan sebagai sumber pangan yang produktif.
Selanjutnya, pada Senin, 26 Oktober 2026, peserta didik mempelajari berbagai jenis olahan makanan yang berasal dari tanaman pangan. Mereka mengenal potensi bahan pangan lokal, cara pengolahannya, serta peluang pengembangan produk makanan yang kreatif dan bernilai guna. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya memanfaatkan sumber daya pangan yang tersedia di lingkungan sekitar.
Pada Selasa, 27 Oktober 2026, seluruh peserta didik bersama guru dan tenaga kependidikan melaksanakan persiapan untuk menyambut puncak kegiatan kokurikuler. Persiapan meliputi penataan hasil karya, penyusunan stan bazar, persiapan produk olahan makanan, serta latihan peragaan busana untuk kegiatan fashion show pakaian adat Nusantara dan busana pahlawan. Seluruh rangkaian persiapan dilaksanakan dengan semangat kerja sama, kreativitas, dan tanggung jawab.
Puncak Kegiatan Kokurikuler: Rabu, 28 Oktober 2026
Puncak kegiatan kokurikuler dilaksanakan pada Rabu, 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan diawali dengan upacara peringatan Sumpah Pemuda yang diikuti oleh seluruh warga SMP Negeri 3 Babat. Pada kesempatan istimewa ini, seluruh guru dan tenaga kependidikan (GTK) serta peserta didik mengenakan pakaian adat Nusantara atau busana yang menggambarkan tokoh pahlawan nasional. Suasana sekolah pun tampak semarak dengan beragam busana yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan bangsa.
Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai acara menarik, yaitu fashion show pakaian adat dan pahlawan, panen karya peserta didik, serta bazar aneka olahan makanan berbahan pangan lokal. Melalui fashion show, siswa memperoleh kesempatan untuk mengenal keberagaman budaya Nusantara sekaligus meneladani perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Kegiatan panen karya menjadi wadah bagi peserta didik untuk menampilkan hasil kreativitas dan pembelajaran selama pelaksanaan kokurikuler. Sementara itu, bazar olahan makanan ketahanan pangan menghadirkan beragam produk makanan yang dibuat dari bahan pangan lokal. Kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas dan keterampilan berwirausaha, tetapi juga mengenalkan potensi pangan lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah.
Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan dengan pembelajaran kontekstual. Peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang sejarah Sumpah Pemuda dan ketahanan pangan, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam menanam tanaman, mengenal pengolahan bahan pangan, menghasilkan karya, bekerja sama, serta mempresentasikan hasil kegiatan kepada warga sekolah.
Melalui kegiatan kokurikuler ini, SMP Negeri 3 Babat berharap peserta didik semakin memahami bahwa semangat Sumpah Pemuda bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan juga menjadi inspirasi untuk berkarya, berinovasi, menjaga persatuan, dan berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan. Generasi muda diharapkan mampu menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, peduli lingkungan, mencintai budaya bangsa, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan kokurikuler yang berlangsung selama tujuh hari ini menjadi salah satu bentuk nyata pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan, keterampilan, karakter, dan kepedulian sosial. Dengan semangat “Pemuda Bersatu, Pangan Kuat, Berkarya dan Beraksi untuk Ketahanan Pangan,” keluarga besar SMP Negeri 3 Babat berkomitmen untuk terus menumbuhkan generasi yang berkarakter, berbudaya, produktif, dan memiliki semangat kebangsaan.
SMP Negeri 3 Babat — Pemuda Bersatu, Pangan Kuat, Indonesia Hebat!
Semoga kegiatan kokurikuler berjalan lancar sesuai harapan.
