Juli 21, 2026

SMP NEGERI 3 BABAT

Sekolah Adiwiyata Nasional

Penyuluhan Program Keluarga Berencana: Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Kehamilan di Luar Nikah oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Lamongan

Penyuluhan Program Keluarga Berencana: Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Kehamilan di Luar Nikah oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Lamongan

Selasa (21/7), Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Lamongan menyelenggarakan penyuluhan Program Bangga Kencana di SMP Negeri 3 Babat. Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta didik dengan penuh antusias dan semangat. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana. Peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan aktif. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dan pemerintah dalam memberikan edukasi kepada remaja sejak dini.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Maria Ulfah, S.H., M.Psi., Kepala Bidang KB dan Pengendalian Penduduk DP3AKB Kabupaten Lamongan. Beliau menyampaikan bahwa remaja merupakan generasi penerus bangsa yang harus dipersiapkan dengan pengetahuan, karakter, dan kesehatan yang baik. Program Bangga Kencana diharapkan mampu membekali peserta didik agar memiliki pemahaman yang benar tentang kehidupan berkeluarga, kesehatan reproduksi, serta pentingnya merencanakan masa depan sejak dini. Beliau juga mengajak seluruh siswa untuk terus belajar, menjaga pergaulan, dan memanfaatkan masa remaja dengan kegiatan yang positif. Di akhir sambutannya, beliau berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bambang Purwanto, S.E., Korwil Balai Penyuluhan KB Kecamatan Babat. Beliau mengingatkan para peserta didik agar menghindari penyalahgunaan narkoba, menghindari seks di luar nikah, dan menghindari kebiasaan keluar rumah pada malam hari tanpa keperluan yang jelas. Menurut beliau, ketiga hal tersebut dapat membawa dampak negatif terhadap masa depan, kesehatan, dan pendidikan remaja. Selanjutnya, Yuli Widdiyati, S.Pd., M.Pd., Kepala SMP Negeri 3 Babat, menyampaikan apresiasi kepada DP3AKB Kabupaten Lamongan atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau berharap para siswa dapat menyerap materi dengan baik, menerapkan nilai-nilai positif yang disampaikan, serta menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab.

Materi penyuluhan disampaikan oleh Nisrinaa Wida Syahrastani, S.Psi. dengan tema “Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Anak (CEPAK) dalam Percepatan Penurunan Stunting.” Pemateri menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak usia remaja. Pemateri juga menguraikan dampak negatif pernikahan anak terhadap kesehatan, pendidikan, dan masa depan generasi muda. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai hubungan antara pencegahan pernikahan anak dan upaya percepatan penurunan stunting. Sesi penyampaian materi berlangsung interaktif melalui tanya jawab bersama peserta.

Dalam materi kesehatan reproduksi, siswa memperoleh penjelasan mengenai perubahan fisik dan psikologis pada masa remaja. Peserta juga diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan diri serta menghormati diri sendiri dan orang lain. Pemateri memberikan edukasi tentang risiko kehamilan di luar nikah dan pentingnya mengambil keputusan yang bertanggung jawab. Siswa terlihat aktif menyampaikan pertanyaan selama kegiatan berlangsung. Edukasi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta didik dalam menjalani masa remaja secara sehat dan positif.

Penyuluhan Program Bangga Kencana memberikan manfaat yang besar bagi peserta didik SMP Negeri 3 Babat. Kegiatan ini menambah wawasan siswa mengenai kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan dini, dan perencanaan masa depan. Sinergi antara DP3AKB Kabupaten Lamongan dan SMP Negeri 3 Babat menjadi langkah positif dalam membangun generasi yang berkualitas. Para peserta diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab.

About The Author