Juni 20, 2026

SMP NEGERI 3 BABAT

Sekolah Adiwiyata Nasional

PERSEGA 2026: Cinta Alam dan Gembira dalam Semangat Dasa Dharma

 

PERSEGA 2026

Cinta Alam dan Gembira dalam Semangat Dasa Dharma

Selasa, 09 Juni 2026: Jejak Awal di Kebun LEHA LEHA
Pagi itu, suasana Bumi Perkemahan Wana Wisata Kebun LEHA LEHA seketika riuh oleh semangat ratusan peserta PERSEGA 2026. Setelah tiba di lokasi, tantangan pertama adalah mendirikan tenda. Dengan bahu-membahu, setiap regu membangun “rumah sementara” mereka, membuktikan bahwa kerja sama adalah kunci. Setelah santap siang, upacara pembukaan oleh Ka. Mabigus menjadi momen khidmat yang melecut semangat pengabdian. Sore harinya, lapangan dipenuhi tawa saat lomba estafet pimpong dan balap terompah berlangsung sengit namun penuh keceriaan. Malam harinya, sesi dinamika kelompok menjadi ajang mencairkan suasana, di mana setiap peserta mulai menanggalkan ego dan membangun persaudaraan baru di bawah kerlip bintang.

Rabu, 10 Juni 2026: Menguji Ketangkasan dan Merajut Persaudaraan
Fajar menyapa dengan lantunan doa dalam Sholat Shubuh berjamaah, diikuti olahraga pagi yang menyegarkan raga. Hari kedua difokuskan pada pengujian kompetensi melalui Uji Kenaikan Tingkat. Para peserta harus melewati berbagai POS yang menantang, menguji seberapa dalam mereka memahami materi kepramukaan. Siang hari, arena permainan tradisional berubah menjadi medan laga tarik tambang dan gobak sodor. Sinergi antaranggota regu diuji di sini; bukan hanya otot, tapi strategi dan kepercayaan. Puncaknya, api unggun dinyalakan saat malam tiba. Di tengah nyala api yang menari, para peserta menampilkan kreativitas dalam Malam Gembira, sebuah perayaan yang mengubah kelelahan fisik menjadi kenangan indah yang tak terlupakan.

Kamis, 11 Juni 2026: Bakti Alam dan Jejak Pengabdian
Hari terakhir dimulai dengan ritme yang lebih tenang namun penuh makna. Setelah ibadah pagi dan sarapan, peserta melakukan aksi bersih lingkungan, memungut sisa sampah di sekitar area Kebun LEHA LEHA sebagai wujud nyata Dasa Dharma dalam menjaga kelestarian alam. Kebersihan lokasi adalah harga mati bagi seorang Pramuka. Puncaknya, Upacara Penutupan sekaligus pengukuhan Penggalang Ramu dan Rerap menjadi momen emosional. Ada kebanggaan terpancar di wajah mereka saat mengenakan atribut baru, simbol dari peningkatan tanggung jawab. Pengalaman selama tiga hari ini bukan sekadar berkemah, melainkan proses penempaan diri menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan berkarakter.

Laboratorium Kehidupan di Bawah Tenda
PERSEGA 2026 adalah laboratorium kehidupan yang nyata. Di sini, peserta belajar mengelola emosi, menghadapi perbedaan pendapat di dalam regu, dan menghargai keterbatasan. Tidak ada sinyal ponsel yang mengalihkan fokus; yang ada hanyalah interaksi tatap muka, berbagi cerita di depan tenda, dan mendengarkan nasihat pembina. Setiap tetes keringat di lapangan, setiap kepingan makanan yang disantap bersama, dan setiap dinginnya malam di bawah tenda, menjadi investasi memori yang akan terus terbawa hingga mereka dewasa nanti. Inilah esensi Pramuka: mandiri di tengah tantangan dan bahagia di tengah kesederhanaan.

Salam Perpisahan: Hingga Berjumpa Lagi
Saat agenda “Bay-Bay Kebun LEHA LEHA” tiba, rasa enggan untuk beranjak sangat terasa. Pembongkaran tenda dilakukan dengan cepat namun dengan perasaan yang mendalam. Mereka meninggalkan bumi perkemahan, tetapi membawa pulang semangat baru. Panitia bangga melihat setiap peserta pulang dengan senyum dan pelajaran berharga. Terima kasih kepada seluruh pihak, para pembina yang sabar membimbing, dan adik-adik peserta yang luar biasa. Sampai bertemu di perkemahan besar berikutnya, di mana jiwa-jiwa penggalang akan kembali bersatu untuk mengabdi pada bangsa dan negara.

“Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”

Babat, Juni 2026 – Panitia Pelaksana PERSEGA 2026

 

Dokumentasi Kegiatan

About The Author